Pengalaman Tes Diklat Profesi Fisikawan Medis Batch IV dan Batch V



Akhirnya "utang" nulis pengalaman tes diklat profesi fisikawan medis yang pernah aku ikuti terbayar sudah. Mohon maaf ya, baru bisa menyempatkan menulis. 

Semoga yang sedikit ini, bisa memberikan gambaran bagi kalian para lulusan S1-Fisika dengan bidang minat fisika medis yang ingin mengikuti diklat peofesi.

Lets Read !


BATCH IV

Sebelumnya cerita singkat dulu ya, aku ikut tes diklat profesi total 2x. Yang pertama batch IV yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 2019. Seorang newbie, bermodalkan insting akan materi tes yang akan keluar pada waktu ujian masuk.

Materi yang diujikan kala itu adalah Fisika Modern, Fisika Inti, dan Fisika Radiologi. Berbekal belajar materi dari internet, dan catatan kuliah yang masih aku simpan. Yah, sesederhana itu aku menyiapkan tes batch IV. 

Lucu ya? padahal udah tahu kalau gak tahu kondisi lapangan, soal-soal tes diklat profesi juga milik internal pihak kampus UI. Jadi, benar-benar seperti orang yang mau berperang tapi gak tahu medan perang, ekekeke.

Ya sudah, 27 Juli 2019 ketika pengumuman hasil tes diumumkan oleh panitia, aku GAGAL. Aku TIDAK LOLOS tes seleksi masuk. 

Sedih? galau? resah?
Ah, aku memberikan mindset pada diriku sendiri,

"Tak apa Khusnul, one try kan? mungkin belum rejeki. Coba lagi yuk di batch V, masih ada harapan kok kalau kamu benar-benar mau berjuang.."

Oh ya, aku menyusun timeline sendiri perihal tes seleksi batch V dengan mengacu pada jadwal tes batch III, yaitu Januari 2019. Mungkin jadwal tes seleksi batch V akan dilaksanakan Januari 2020, pikirku.

KET : gambar rangkuman materi yang aku dapat dari internet dan juga catatan kuliah S1 yang masih ku simpan. HEHE, suka malu sendiri kalau ingat hanya seadanya saja menyiapkan materi persiapan tes batch IV.

BATCH V

Sejak dinyatakan tidak lolos seleksi tes bath IV, aku segera menyusun timeline belajar sebagai persiapan tes batch V. Aku pun memilih untuk sementara waktu ketika persiapan tes batch V, aku berada di Surabaya, ngekos lagi, hehe. 

Aku hanya ingin fokus belajar demi persiapan tes, dan aku rasa Surabaya adalah tempat yang cocok bagiku untuk mempersiapkan "tes kedua" ini. 

Terhitung sejak bulan September 2019, aktivitas keseharianku, senin-jum'at mulai pagi-sore hari ya belajar di perpustakaan. Hingga si bapak penjaga perpustakaan agak sensi ke saya sepertinya? haha. 

Seseorang yang  rutin ke perpustakaan, yang selalu pake kartu IKA alumni, haha. Kan, kartu IKA alumni kagak ada fotonya tuh ya?, sampe beneran ditanyain dah, aku nya beneran alumni UNAIR apa kagak. 

Astagfirullah bapak, maafkan aku kala itu sempat sebal ketika kau menanyakan padaku seolah aku bukan alumni kampusku menimba ilmu ini. Tapi, makasih bapak sudah mengizinkan saya belajar di tempat belajar yang nyaman selama 3,5 bulan, hehe.


Back to topic !

Sebelum panitia mengumumkan pendaftaran diklat profesi fisikawan medis batch V pada awal bulan November 2019. Aku telah belajar persiapan tes batch V sejak September 2019, dengan asumsi materi tes yang akan diujikan bakalan sama seperti batch IV, yaitu Fisika Modern, Fisika Inti, dan Fisika Radiologi.


Gambar di atas merupakan kumpulan materi yang aku persiapkan untuk menghadapi tes batch V (sebelum pengumuman perubahan materi TES oleh panitia seleksi). Oke, aku akan kasih penjelasan satu-persatu.

1. Catatan Kuliah : Catatan kuliah yang aku maksud adalah, semua catatan kuliah yang aku dapatkan sejak aku mulai memantapkan hatiku bahwa aku akan serius menekuni dunia fisika medis. Catatan kuliah tersebut aku kumpulkan sejak semester 6, tahun 2017. 

Oh ya, aku telat 1 tahun dalam mengambil kuliah peminatan fisika medis karena aku mengambil cuti kuliah di semester 4 karena pemulihan pasca kecelakaan. Sedangkan di UNAIR, kuliah peminatan fisika medis baru bisa diambil di semester 4. Khusus bagiku semester 4 = semester 6, hehe. 

Lagi nih ya, ada beberapa dosen yang mengajar mata kuliah Fisika Medis di UNAIR tidak suka membagikan ppt materi kuliah. Jadi, ya mau tidak mau kita sebagai mahasiswanya harus mencatat agar memiliki catatan materi kuliah, hehe.

Catatan kuliah yang ku miliki meliputi ; Pendahuluan Fisika Radiologi, Pendahuluan Fisika Radioterapi, Perencanaan Radioterapi, Fisika Kesehatan, Radiobiologi, Praktikum Fisika Pencacahan, dan Praktikum Fisika Radiodiagnostik. 


2.a. Latihan Soal : Latihan soal ini aku dapatkan dari soal-soal yang aku dapat dari internet dengan cara mengingat-ngingat soal apa saja yang keluar pada waktu ujian masuk diklat batch IV lalu. Ada juga beberapa soal yang aku dapat pada waktu kuliah S1 ku sih, hehe. 


2.b. Rangkuman Materi : Buku ini merupakan rangkuman materi-materi yang aku susun bersama teman belajarku untuk persiapan tes batch V. Oh iya, aku rutin seminggu sekali belajar bersama di perpustakaan membahas soal-soal dan juga materi, ah ya sharing materi lah intinya. 

Sejujurnya banyak isi dari rangkuman materi ini berasal dari buku paket dasar-dasar proteksi radiasi  yang aku dapat dari memfotokopi milik seorang fismed dari tempat aku PKL dulu. Hanya, aku lebih suka menuliskan kembali dengan bahasaku sendiri dan juga dengan bahasa yang jauh lebih ringkas.

Dengan menuliskan kembali, aku melatih kemampuan pemahamanku perihal materi yang telah aku pelajari, - gitu sih pikirku.


3. Buku Paket : Dasar-dasar Proteksi Radiasi : Buku paket karangan Drs. Mukhlis Akadi yang diterbitkan oleh PT Rineka Cipta dan dicetak oleh PT Asi Mahasatya, Jakarta. Buku dengan bahasa yang cukup mudah mengerti, sangat membantuku memahami materi-materi dasar radiasi.


4.a. Latihan Soal Energi  Ikat : Aku masih ingat, ada salah satu soal tes diklat batch IV mengenai energi ikat inti. Dan apesnya, aku enggak bisa mengerjakan soal tersebut, haha. Oleh karena itu, aku berusaha mencari contoh-contoh soal beserta kunci jawaban dari internet.


4.b. Modul dari Internet : Aku lebih suka belajar dengan mencoret-coret buku. Oleh karenanya, aku terkadang lebih memilih mencetak modul atau ebook kuliah.Ya biar bisa ku coret-coret sih, aku lebih suka membaca buku sebagaimana wujud buku, 

Namun semua berubah pasca pengumuman perubahan materi,...

Sore hari, tanggal 19 November 2019, aku mendapat email  dari panitia yang menginfokan perubahan materi tes. Dari yang semula 2 materi yang diujikan yaitu, Fisika Inti dan Fisika Radiologi menjadi 5 materi tes yang meliputi ; Fisika Radiologi dan Dosimetri, Radiobiologi, Radioterapi, Fisika Pencitraan Medis dan Kedokteran Nuklir.

W.O.W
Panas dingin setelah mendapat pengumuman tersebut. Terhitung sisa 22 hari, ah ya salah 21,5 hari kan diumuminnya sore hari.

Ya sudahlah, cukup 0.5 hari menggalau ria karena materi tes dirubah. Tapi, jika aku hanya berpangku tangan, ya tetap tidak akan ada perubahan.

Aku mulai gencar mencari bala bantuan, menghubungi kakak tingkat kuliah yang sedang kuliah S2 Fisika Medis di UI. Karena, ada 2 materi tes yang tidak aku dapatkan atau belum diajarkan pada waktu kuliah S1 ku, Kedokteran Nuklir dan Fisika Pencitraan Medis. 

Alhamdulillah, aku diberikan beberapa ebook yang bisa aku pelajari sebagai bekal persiapan tes. Tidak berhenti di situ, aku juga mencari kontrak perkuliahan kuliah S1 Fisika Medis UI di internet. Kenapa? karena, materi tes yang masih terlalu luas, aku perlu penyederhanaan materi yang harus aku pelajari.

Tidak menemukannya sih, tapi aku berhasil menemukan kontrak perkuliahan  S1 Fisika Medis UNDIP (Universitas Diponegoro) . Oh ya, aku ingat dosenku pernah bilang jikalau Kiblat kuliah Fisika Medis di Indonesia adalah UI dan UNDIP. Ya sudah, tak dapat kontrak perkuliahan UI, UNDIP juga sudah cukup ko, pikirku. 

Udah, sampe gitu aja? ya tidak lah.
Aku juga mencari soal-soal latihan di internet yang bisa aku buat sebagai latihan soal. Kalau pake keyword bahasa Indonesia susah dapatnya. Alhasil, 3 materi tes yaitu Radiobiologi, Kedokteran Nuklir, dan Fisika Pencitraan Medis dapatnya soal bahasa Inggris ekeke.


1. Rangkuman ebook bhs Inggris : Awalnya aku ingin belajar dengan membuat rangkuman materi buku Podgorsak untuk materi Radioterapi dan ebook yang ku dapat dari kakak tingkatku perihal materi Fisika Pencitraan Medis. Namun, sepertinya dengan waktu  yang  cukup singkat, aku perlu cara belajar lain.


2. Print Out Modul Kuliah : Radiobiologi & Kedokteran Nuklir : Ketika aku mendapatkan ebook yang berupa modul perkuliahan S2 Fisika Medis, aku langsung mencetaknya. Lagi, aku lebih suka membaca buku selayaknya dengan wujud buku, hehe. Aku menargetkan selesai baca 1 ebook dalam waktu 1 hari. Entahh dari  pagi, siang, sore atau bahkan malam hari. Pokoknya harus selesai 1 hari.

Setelah, selesai baca modul tersebut aku butuh materi lain dong ya buat belajar. Ah, aku selalu merasa dikejar waktu pokoknya kala persiapan tes, itu tak bagus sih. Ketenangan hati menjelang tes juga perlu dikondisikan hehe.


 3. Rangkuman materi sesuai kontrak kuliah Fisika Medis UNDIP : Rangkuman materi yang ku buat sesuai dengan kontrak perkuliahan Fisika Medis UNDIP hanya Radiobiologi, Fisika Pencitraan Medis, dan Kedokteran Nuklir.

Oh iya, tak berhenti di situ saja, aku juga mencari bala bantuan kiranya ada yang punya kenalan mahasiswa Fisika Medis UNDIP yang bisa ku mintai perihal ppt materi perkuliahan di sana. Gak pa2, meskipun hanya materi perkuliahan Radiobiologi. Euy, aku percaya sekecil apapun itu, hal tersebut merupakan puzzle mimpiku di masa yang akan datang.

Hey, hanya baca materi itu tak cukup bagiku. Aku harus juga latihan soal, mengingat selama ini metode belajarku adalah sering-sering latihan soal, maka aku akan tak seberapa kaget ketika menghadapi soal-soal tes.


 4. Kumpulan Soal : Oke, mulailah fase berburu soal-soal di internet. Oh ya, aku mengumpulkannya menjadi sebuah buku gitu sih, sekitar 78 halaman. Untuk soal-soal yang bahasa indonesia itu didapatkan dari teman belajarku. Sedangkan yang bahasa inggris, aku yang mengumpulkannya.


Begitulah kiranya tampilan rupa buku kumpulan latihan soal yang aku buat. Untuk materi Radiobiologi tidak ada kunci jawabannya, aku hanya mendapatkan soal-soalnya saja. Hal inilah yang membuatku harus belajar menggunakan laptop, karena aku butuh mencari jawaban dari internet. Baik itu ppt, ebook, jurnal penelitian, artikel ilmiah. Ah ya, aku juga butuh google translate untuk membantu memahami secara cepat, haha.

Sedangkan, materi Fisika Pencitraan Medis dan Kedokteran Nuklir memang kebetulan aku mendapatkan soal-soal yang sudah tertera kunci jawabannya. Namun, aku lantas tidak langsung memercayai atau meyakini jawaban tersebut benar. Aku juga harus mengoreksi akan kebenaran kunci jawaban tersebut. Baru kalau sudah aku cari-cari tapi tetap juga tidak menemukan jawabannya, ya udahlah ya.. Biarlah husnudzan yang berperan, hua.

Oh ya, aku pun juga menemukan semacam tes online yang gratis gitu di internet. Hanya untuk materi radiobiologi sih, ini link website nya : https://www.proprofs.com/quiz-school/story.php?title=radiobiology-final-review .

The Day - 14 Desemmber 2019


Yang aku garisbawahi adalah, waktu pengerjaan soal tes. 4 jam cuy.. itu soalnya berapa ya? model soalnya macam apa ya?. Astagah... aku gerogi sebelum tes berlangsung dah.

Tapi ternyata, tes diklat dijadikan menjadi 2 sesi, karena mengingat ruangan ujian yang terbatas untuk peserta ujian. Pukul 09.00-10.00 adalah sesi ujian materi Radiobiologi dan Fisika Radiologi & Dosimetri untuk peserta ujian kloter pertama. Pukul 10.15-11.15 adalah untuk peserta ujian kloter kedua.

Pukul 11.25-13.05 adalah sesi ujian materi Radioterapi, Fisika Pencitraan Medis dan Kedokteran Nuklir untuk peserta ujian kloter pertama. Nah, selanjutnya untuk peserta ujian kloter kedua. Aku gak tahu jam pastinya, soalnya aku ujian kloter pertama, abis ujian aku langsung  menyingkir dari ruangan soalnya haha.

Gimana sensasinya?
Btw, aku nih galaunya bertingkat-tingkat..

Pertama, galau sebelum tes gegara hanya tersisa 3 minggu buat mempersiapkan materi tes yang baru.

Kedua, galau saat tes berlangsung..eh ini beneran tau. Aku pas tes sempat nangis, tapi segera aku hapus gegara malu sama pengawas ujian. Lah iya, aku duduk di depan sendiri, ya ketahuan dong kalau nangis entar haha. Akhirnya, aku malah nangis ketika menunggu bapak grab, gak tahu deh, ngerasa aku tuh gak bisa banget mengerjakan soal-soal tes yang sesi kedua. 

Aku merasa yang aku pelajari masih teramat dasar banget, sedangkan materi tesnya udah aplikatif semua, hua. Sempat pesimis bisa lulus tes, lah iya dari soal-soal yang ada di sesi kedua, kurang dari 10 soal yang aku yakin jawabanku itu benar, Hum..

Terus aku ngerjainnya pake apa? Pake ilmu logika aja sih, kayaknya ini deh, eh gak mungkin dong jawabannya yang ini. Se-gak bisanya aku dalam ujian apapun, aku tetap tidak bisa namanya mengawur jawaban, haha. Itu bukan keahlianku, sekalipun jawabannya enggak nyambung sepertinya karena emang kurangnya kemampuanku. Setidaknya jawaban tersebut telah melalui proses berpikir, hehe.

Ketiga, H-1 pengumuman aku galau parah dong. Udah tuh pikiran syaiton-syaiton yang jelek menghampiriku, kalau gak lolos gimana ya? aku ngapain ya kalau gak lolos? . Gak mood makan juga, udah pokoknya galau segalau-galaunya.

Akan tetapi, 

semua terbayar lunas ketika nomor pesertaku tercantum di website. Hey.. aku lolos. 
Kaget, dan tidak percaya, akhirnya aku bisa lolos di percobaan keduaku, ah Makasih Tuhan. 

Dari pengalaman tes diklat batch IV dan batch V aku belajar 1 pelajaran penting dalam hidup.

"Tidak ada yang tidak mungkin jikalau kamu bersama Tuhan. Kamu tidak berjuang sendiri, kamu berjuang bersama-Nya. Yakinlah, apapun yang telah digariskan untukmu, akan tetap menjadi milikmu."

Oh ya untuk teman-teman, makasih yang udah menyempatkan membaca curhatan gak jelasku ini, hehe. Maaf jika banyak spoilernya ya?. Untuk kalian yang ingin ikut tes diklat di batch selanjutnya, selalu pantengin website panitia ya, udah tahu kan? 


Calon Fisikawan Medis jelas sudah hapal di luar kepala nama website tersebut sepertinya, haha.

Dan, untuk kalian yang ingin meminta softfile materi belajarku harap komen email kalian di blog ini ya guys
Aku hanya bisa membagikan materi yang berupa softfile yang aku dapat dengan berselancar di internet. 

Untuk ebook atau ppt yang aku dapat dari kakak tingkatku yang kuliah S2 di UI dan ppt Radiobiologi yang aku dapat dari mahasiswa UNDIP, mohon maaf ya aku tidak bisa membagikannya. Hal tersebut perihal perizinan dari pihak terkait, jadi aku memilih membagikan materi yang aku dapat dengan hasil pencarianku di internet saja. 

Dan satu lagi, jangan hanya belajar dari materi belajarku saja. Karena materi-materi  tersebut masih terlalu dasar. Kalian gak mau kayak aku nangis selepas tes karena gak bisa mengerjakan soal-soal ujian karena kurang banyak persiapan belajarnya kan?

Jangan patah semangat, kalian tidak berjuang sendirian ko. Ada Tuhan yang selalu membersamai.


Mohon kritik dan sarannya ya.

salam hangat,

Khusnul Khotimah
Mahasiswa Profesi Fisikawan Medis Universitas Indonesia Batch V

43 Komentar

  1. Ini komentar yang ke 3 ya mba, maasyaaAllah bermanfaat sekali. Terimakasih banyak mbaa. Ini email ku hehehe diahayuoo07@gmail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk.. iya dek. Maaf baru merubah settingannya..
      Oke ditunggu ya, abis ini aku kirim linknya.

      Hapus
  2. Selamat ya mbak.... alhamdulillah memberi contoh yang baik buat kami untuk tidak patah semangat. Semoga selalu dilancarkan kedepannya.
    Mbak mau dong materinya hehe ini emailku naviatunnimah@gmail.com

    BalasHapus
  3. Selamat ya mbak.... alhamdulillah memberi contoh yang baik buat kami untuk tidak patah semangat. Semoga selalu dilancarkan kedepannya.
    Mbak mau dong materinya hehe ini emailku naviatunnimah@gmail.com

    BalasHapus
  4. Selamat ya mbak.... alhamdulillah memberi contoh yang baik buat kami untuk tidak patah semangat. Semoga selalu dilancarkan kedepannya.
    Mbak mau dong materinya hehe ini emailku naviatunnimah@gmail.com

    BalasHapus
  5. Selamat ya mbak.... alhamdulillah memberi contoh yang baik buat kami untuk tidak patah semangat. Semoga selalu dilancarkan kedepannya.
    Mbak mau dong materinya hehe ini emailku naviatununnimah@gmail.com

    BalasHapus
  6. Selamat ya mbak.... alhamdulillah memberi contoh yang baik buat kami untuk tidak patah semangat. Semoga selalu dilancarkan kedepannya.
    Mbak mau dong materinya hehe ini emailku naviatununnimah@gmail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dek makasih..
      Waduh sampe komen beberapa kali ekeke..

      Oke ditunggu ya,
      Abis ini ku kirim nih .

      Wisuda dulu tapi ya, baru mikirin Diklat profesi hehe

      Hapus
  7. Alhamdulillah, saya terharu bacanya mbak. Oiya mbak minta materinya nggeh. Semoga dimudahkan segala urusan sampean. Aamiin. Niki email kulo mbak
    ummah.khoiriyatul@gmail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah yang sedikit ini kalau bermanfaat ya, hehe


      Oke dek..
      Ditunggu saja ya di email-nya.

      Hapus
  8. Maaf mbak itu kok bisa kekirim banyak knapa hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh ya dek..email mu gak kedetect nih.
      Sepertinya salah nulis ya kamu? ๐Ÿค”

      Hapus
  9. Alhamdulillah selamat ya mbak, semoga di lancarkan untuk kedepannya, boleh minta materinya mba hehe emailku : wtyas4501@gmail.com

    BalasHapus
  10. Alhamdulillah, selamat mbak๐Ÿ™ kemarin waktu lihat pengumuman batch V sempet penasaran ada mahasiswa unair yg lolos. Alhamdulillah mbak mau berbagi pengalaman, setidaknya supaya ada semangat buat adek-adek tingkatnya mbak buat lanjut diklat profesi. Semoga bermanfaat ilmunya mbak๐Ÿ™
    Mbak jika boleh minta materinya, ini email saya kameliadjswd@gmail.com
    Terima kasih banyak mbak, semoga ilmunya berkah Aamiin๐Ÿ™

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua tak ada yang tak mungkin jikalau kita mau berjuang ko--

      Oke..aku kirimkan abis ini

      Hapus
  11. MasyaAllah mbak khusnul ikut seneng udah lolos batch V. Sangat memotivasi untuk ikut diklat profesi. Terimakasih sudah mau berbagi ilmu dan pengalaman mbak. Kalo boleh, aku minta materinya mbak. Ini emailku silminurizzah@rocketmail.com. terimakasih banyak ๐Ÿ™‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah saya kirim, mohon maaf baru dikirim.
      karena bbrp bulan hiatus di blog hehe

      Hapus
  12. Sebelumnya terima kasih sudah bersedia membagi pengalamannya kak. Mohon izin ini email sya kak. Wandijanwar@gmail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah saya kirim kak,
      semoga bermanfaat

      Hapus
  13. padahal sudah berkali- kali bacanya mbak, tapi setiap baca tentang perjuangannya selalu penuh haru dan deg degan terus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga tulisanku memberikan "suntikan" semangat juga ya :))

      Hapus
  14. mbak izin meminta materi nggih ernisinta99@gmail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf baru bales ya dek, jarang buka blog buat ngecek notifikasi hehe.. siap abis ini aku kirim

      Hapus
  15. wah selamat mbak, ikut seneng bacanya, semoga di lancarkan untuk kedepannya nggih mbak. Kalo boleh, aku minta materinya mbak. Ini emailku novirariski12@gmail.com. terimakasih banyak nggih mbak ๐Ÿ™

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf baru ngecek notifikasi di blog ya,.
      Siap.. abis ini aku kirim

      Hapus
  16. Alhamdulillah selamat ya mba, sangat memotivasi sekali tulisannya. Kalo boleh aku mau minta materinya mba. Ini emailku bagasrahman66@gmail.com
    Terimakasih, sukses terus kedepannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat untuk kamu juga ya. Abis ini datanya saya kirim, --

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  17. Alhamdulillah selamat kak, doakan saya ya kak semoga lulus dan Istiqomah. saya mahasiswa fisika 2019, saat ini masih semester 3. tulisan kakak sangat menginspirasi saya, yg mana saya sedang berada di fase bimbang untuk tetap melanjutkan keinginan menjadi fisikawan medis atau tidak. sangat sulit mendapatkan informasi serta pengalaman senior di ruang lingkup fisika medis. saya harap kakak mau membagikan sedikit dari materi yg kakak miliki
    galuhutamia@gmail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan patah semangat ya, kalau butuh informasi atau sharing² dikit bisa sapa di akun ig saya dg id yg sama : @khotimahk87

      setelah ini filenya saya kirim ya..
      keep spirit !

      Hapus
  18. Pertama2 aku ucapin selamat buat Kakak. Dan terima kasih sudah membuat artikel ini. Saya berencana untuk menjadi fisikawan medik klinis dan tahun depan akan mengikuti tes diklat fisikawan medik juga. Apabila berkenan, saya minta tolong softfile materi belajar Kakak untuk dikirim ke email saya fafa.fauzan4@gmail.com

    Terima kasih banyak, Kak~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat ya.. untuk pendaftaran profesi Fisikawan Medis ke depannya untuk lulusan S1 di Universitas Diponegoro ya, entah sudah ada kabar resminya atau tidak, saya hanya mendapat kabar dari pengajar di kelas yang berkata demikian.

      abis ini, datanya saya kirim ya,
      Tapi, setiap kampus memiliki kebijakan masing2 perihal pendaftarannya, oleh karenanya tetap simak kabar²/pengumuman resminya ya nanti.

      Hapus
  19. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  20. Mbak izin meminta materi nya, ini alamat email saya mbak fransischa.ramona@gmail.com, terima kasih sebelumnya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik mohon ditunggu ya, semoga yang sedikit bisa membantu untuk belajar.

      Hapus
  21. Sangat menginspirasi, jika bekenan mohon izin untuk dikirim ya mbak.. hidayatfauziah70@gmail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik mohon ditunggu ya, semoga yang sedikit bisa membantu untuk belajar

      Hapus
  22. semangat Mbak, semoga segera selesai, tetap semangat meskipun dikondisi pandemi. izin dikirimi materinya juga dong mbak hehe, ulilalba6@gmail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik mohon ditunggu ya, semoga yang sedikit bisa membantu untuk belajar

      Hapus
  23. assalamualaikum, klo boleh minta materinya mbak, izin dikirimkan yah hehe di email raratiara00@yahoo.com. makasih ๐Ÿ˜‡

    BalasHapus
  24. Assalamualaikum mba, masyaAllah jadi dapet semangat buat belajar krn sudah memimpikan bisa jadi fismed huhu, kalo boleh mohon izin untuk minta materinya mba hehe di email afinaseptiani1@gmail.com. Terima kasih

    BalasHapus
  25. Assalamu'alaikum mbak. Terima kasih sudah berusaha dan menuliskan kisahnya. Saya bersyukur mendapatkan tulisan yang mbak sebut sebagai curhatan ini hehe. Curhatan yang menambah motivasi saya yang ingin juga mengambil diklat profesi. Sebelumnya salam kenal ya mbak, saya mahasiswa fisika asal Makassar. Atas rencana-rencana ke depannya, saya ingin meminta izin untuk mempelajari materi dari mbak. Semoga mbak berkenan. Ini email saya mbak nelysriyulvyna@gmail.com

    Terima kasih sebelumnya, wasalam.

    BalasHapus

Posting Komentar